
Pada Jumat, 29 Agustus 2025, Relawan Lazis MTU bersama Abun Ali Ismail menyalurkan 20 paket sembako kepada para mustahiq di Kecamatan Bayongbong dan Cisurupan.
Mereka adalah para dhuafa & lansia yang kehidupannya penuh keterbatasan. Sebagian sudah renta, tubuhnya lemah, tidak lagi mampu bekerja mencari nafkah. Saat sembako diterima, terlihat mata yang berkaca-kaca—sebuah rasa syukur yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Lebih dari sekadar bantuan pangan, santunan ini adalah penguat harapan. Relawan hadir bukan hanya membawa sembako, tetapi juga menghadirkan kehangatan, sapaan, dan doa bersama.

Dan dari hati para mustahiq, terucap doa tulus untuk para donatur:
✨ “Ya Allah, limpahkanlah rezeki yang halal dan berkah bagi para dermawan yang telah membantu kami. Panjangkan umur mereka dalam kebaikan, mudahkan segala urusannya, serta jadikan amal ini sebagai cahaya di dunia dan akhirat. Amin.” ✨
Inilah arti berbagi: ketika tangan yang memberi dan hati yang menerima sama-sama dipenuhi keberkahan.





